Banner 1
Banner 2
Banner 3

Quick Respon Press Release

Informasi dan kegiatan terbaru yang dipublikasikan secara resmi oleh instansi terkait.

Berita Kanwil

Update publikasi terbaru

Lihat Semua
Berita Kanwil

22 Jun 2026 11:00

Audiensi Ditjenpas Kalteng–BNNP Perkuat Langkah Bersama Tangani Narkotika dan Overkapasitas di Kalimantan Tengah

Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Hensah, melaksanakan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, sebagai upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, Senin (22/6).Kegiatan yang berlangsung di kantor BNNP Kalimantan Tengah tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Tubagus M. Chaidir, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudo Adi Yuwono. Sementara itu, Brigjen Pol. Mada Roostanto didampingi Kepala BNNK Palangka Raya, Kombes Pol. I Wayan Korna, beserta jajaran.Dalam pertemuan tersebut, Hensah memperkenalkan diri sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah yang baru serta memaparkan gambaran umum pelaksanaan tugas pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Tengah, mulai dari pembinaan warga binaan, pembimbingan kemasyarakatan hingga berbagai tantangan yang dihadapi.Hensah juga menjelaskan perkembangan sistem pemidanaan dalam regulasi terbaru yang memberikan ruang lebih luas terhadap penerapan pidana pengawasan dan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan bagi pelanggaran tertentu.Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih berkeadilan sekaligus mendukung upaya mengurangi kepadatan hunian pada lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara.“Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas dan rutan, tetapi juga berperan dalam pelaksanaan pidana alternatif yang bertujuan memberikan kesempatan bagi pelanggar hukum untuk memperbaiki diri serta kembali berfungsi secara positif di tengah masyarakat,” tambahnya.Menanggapi hal tersebut, Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, menyambut baik kunjungan dan audiensi yang dilaksanakan oleh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.“Selamat datang kembali di Kalimantan Tengah. Saatnya kita semakin memperkuat kolaborasi. Anggota kami siap kapan pun diperlukan karena pada prinsipnya kita tidak bisa berdiri sendiri dalam menjalankan tugas-tugas negara,” kata Mada Roostanto.Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini telah terjalin antara BNNP dan jajaran pemasyarakatan, khususnya terkait penitipan tahanan dan berbagai program rehabilitasi. “Terima kasih atas sinergi yang selama ini telah terbangun. Dengan adanya regulasi baru yang memberikan ruang terhadap pidana alternatif, kami sangat terbantu karena langkah ini sejalan dengan upaya rehabilitasi yang selama ini kami dorong dan turut membantu mengurai persoalan overkapasitas yang menjadi tantangan nasional,” ungkapnya.Di akhir pertemuan, Hensah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan BNNP Kalimantan Tengah dalam rangka menciptakan sistem pemasyarakatan yang semakin efektif, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. “Sinergi antara Ditjenpas dan BNNP merupakan kunci penting dalam mewujudkan penanganan narkotika yang komprehensif, mulai dari aspek pencegahan, rehabilitasi, hingga reintegrasi sosial. Kami siap mendukung dan memperkuat kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini,” tutup Hensah.#kemenimipas #Ditjenpas #DitjenpasKalteng
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

22 Jun 2026 08:00

Perkuat Literasi Keuangan dan Jaminan Sosial, Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalteng Dapat Edukasi Program Taspen

Palangka Raya – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah menerima sosialisasi Program Taspen Group yang diselenggarakan oleh PT Taspen (Persero) Cabang Palangka Raya, bertempat di Aula Tjilik Riwut, Senin (22/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait program perlindungan dan manfaat yang diberikan Taspen sejak masa aktif hingga memasuki masa purna tugas.Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudo Adi Yuwono, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto, serta seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah. Sosialisasi dibuka dengan penyampaian materi pengantar dari Branch Manager Taspen Palangka Raya, Muchlis Herdian. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan pentingnya pemahaman ASN terhadap berbagai program yang dikelola Taspen sebagai bentuk perlindungan dan jaminan kesejahteraan pegawai pemerintah.Menurut Muchlis, masih banyak ASN yang belum memahami secara menyeluruh manfaat yang melekat sebagai peserta Taspen. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi menjadi sarana edukasi agar pegawai mengetahui hak-haknya sejak mulai bekerja hingga memasuki masa pensiun.“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman mengenai apa saja program yang ada di Taspen serta manfaat yang melekat bagi ASN, baik saat masih aktif bekerja maupun setelah memasuki masa purna tugas,” ujar Muchlis Herdian.Pemaparan materi utama disampaikan oleh Service Section Head Taspen Palangka Raya, Anantian Suryo Utomo. Ia menjelaskan bahwa setiap ASN secara otomatis terdaftar sebagai peserta Taspen sejak diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan memperoleh perlindungan dalam berbagai program yang diselenggarakan Taspen.Selain peserta utama, perlindungan Taspen juga mencakup anggota keluarga yang terdiri dari pasangan dan anak sesuai ketentuan yang berlaku. Anantian menjelaskan bahwa setiap bulan peserta memberikan iuran yang dipotong langsung dari gaji sebesar 8 persen sebagai bagian dari kepesertaan dan manfaat jaminan yang akan diterima di masa mendatang.Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, Hensah, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai program Taspen sangat penting bagi seluruh ASN agar dapat merencanakan masa depan dan memahami hak-hak kepegawaiannya secara menyeluruh.“Program Taspen merupakan salah satu bentuk perlindungan negara kepada ASN. Oleh karena itu, seluruh pegawai perlu memahami manfaat dan mekanisme yang ada agar hak-hak yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Hensah.Lebih lanjut, Hensah menilai kegiatan sosialisasi ini memberikan nilai tambah bagi pegawai karena menghadirkan informasi yang akurat langsung dari pihak penyelenggara. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memperkuat literasi keuangan dan kesejahteraan ASN.“Pemahaman yang baik terhadap program jaminan sosial dan pensiun akan membantu ASN dalam merencanakan kehidupan, baik selama bertugas maupun setelah memasuki masa purna bakti. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan ASN yang profesional dan sejahtera,” tutupnya.#kemenimipas #Ditjenpas #DitjenpasKalteng
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

15 Jun 2026 14:00

Kunjungi Lapas Perempuan, Kakanwil Dorong Kreativitas Warga Binaan dan Pemenuhan Layanan Dasar Secara Optimal

Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Hensah, melaksanakan kegiatan monitoring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Senin (15/6). Dalam kunjungan tersebut, Hensah didampingi oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, beserta jajaran pejabat struktural. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut adalah ruang kegiatan kerja warga binaan. Di lokasi itu, Hensah melihat secara langsung proses pembuatan berbagai kerajinan tangan yang dikerjakan oleh warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.Selain menyaksikan proses produksi, Hensah juga meninjau berbagai produk hasil karya warga binaan yang telah dipamerkan. Beragam hasil kerajinan tersebut menunjukkan kreativitas dan keterampilan yang terus dikembangkan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.Menurut Hensah, pembinaan kemandirian memiliki peran penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, program pembinaan harus terus didorong agar menghasilkan karya yang bernilai dan memiliki daya saing."Saya melihat semangat dan kreativitas warga binaan dalam menghasilkan berbagai produk kerajinan yang cukup baik. Ini merupakan bentuk pembinaan yang harus terus ditingkatkan agar memberikan manfaat nyata bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Hensah.Usai meninjau area pembinaan, Kakanwil melanjutkan monitoring ke dapur Lapas Perempuan. Ia memeriksa kondisi kebersihan lingkungan dapur, proses pengolahan makanan, serta sarana pendukung yang digunakan dalam penyediaan kebutuhan konsumsi warga binaan.Tidak hanya itu, Hensah juga mengunjungi klinik lapas untuk memastikan layanan kesehatan berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, ia melihat fasilitas kesehatan yang tersedia serta memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan diberikan sesuai standar yang berlaku."Pelayanan dasar seperti makanan dan kesehatan merupakan hak warga binaan yang harus dipenuhi dengan baik. Karena itu, saya ingin memastikan seluruh layanan berjalan secara optimal, baik dari sisi kualitas, kebersihan, maupun kelayakan fasilitas yang digunakan," tegasnya.Pada akhir kegiatan, Hensah memberikan pengarahan sekaligus memperkenalkan diri kepada seluruh pegawai Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan."Saya mengajak seluruh pegawai untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik. Dengan kerja sama yang kuat, saya yakin Lapas Perempuan Palangka Raya dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan," pungkas Hensah.#kemenimipas #Ditjenpas #pemasyarakatan #guardandguide #DitjenpasKalteng #Hensah #infoimipas
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

15 Jun 2026 10:00

Penguatan SDM dan Respons Cepat Jadi Kunci Peningkatan Kinerja di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalteng

Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Hensah, memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah dalam rapat internal yang digelar di Aula Tjilik Riwut, Senin (15/6).Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Administrator dan seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan seluruh pegawai kepada Kepala Kantor Wilayah sebagai upaya mempererat komunikasi serta membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.Dalam arahannya, Hensah menyampaikan apresiasi atas kondisi Kantor Wilayah yang dinilainya telah tertata dengan baik, baik dari sisi fisik perkantoran maupun sistem kerja yang telah berjalan selama ini. Menurutnya, fondasi yang telah dibangun tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kinerja organisasi ke depan.“Saya melihat semuanya sudah ditata dengan baik, baik dari segi fisik maupun sistem. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang telah dicapai selama ini,” ujar Hensah.Lebih lanjut, Hensah menekankan pentingnya kecepatan dalam bekerja dan merespons setiap kebutuhan organisasi. Ia mengingatkan bahwa dinamika pelaksanaan tugas saat ini menuntut seluruh jajaran untuk mampu bergerak cepat, tepat, dan adaptif terhadap berbagai perkembangan yang terjadi.“Saya ingin semuanya bergerak dengan cepat karena kondisi saat ini memerlukan kecepatan. Apabila tidak ada arahan tambahan dari saya, maka segera laksanakan. Jika memerlukan telaah atau analisis lebih lanjut, akan diteruskan kepada pejabat terkait untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.Dalam kesempatan tersebut, Hensah juga mengingatkan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia yang dimiliki Kantor Wilayah. Ia berharap seluruh pegawai dapat bekerja secara efektif serta mampu meningkatkan capaian yang telah diraih pada masa kepemimpinan sebelumnya.Selain itu, ia menyoroti pentingnya ketepatan waktu dalam penyampaian data dan penyelesaian berbagai surat maupun permintaan informasi dari pusat. Menurutnya, keterlambatan dalam memberikan respons dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan dan pengambilan keputusan organisasi.Hensah juga memberikan perhatian khusus terhadap peran unit intelijen sebagai mata dan telinga organisasi. Ia meminta agar unit intelijen aktif memantau perkembangan situasi di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan serta menyampaikan laporan perkembangan situasi dan isu-isu aktual secara berkala setiap minggu.Pada akhir pengarahan, Hensah membuka ruang komunikasi dan konsultasi secara langsung kepada seluruh pegawai. Ia juga menegaskan bahwa setiap laporan, usulan, maupun surat yang masuk harus mendapat respons maksimal tiga hari sejak diterima serta memastikan seluruh surat dari pusat dapat diselesaikan tepat waktu. Dengan semangat kerja cepat dan kolaboratif, ia berharap seluruh jajaran dapat bersama-sama mewujudkan tujuan organisasi serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.#kemenimipas #Ditjenpas #pemasyarakatan #guardandguide #DitjenpasKalteng #Hensah #infoimipas
Baca Selengkapnya